Panduan Edisi XI 20 Maret 2017 Tentang Penelitian dan Pengabdian SIMLITABMAS

Panduan Edisi XI 20 Maret 2017 Tentang Penelitian dan Pengabdian SIMLITABMAS

Buku Panduan Edisi XI ini disusun sesuai dengan perkembangan regulasi terkait dengan pelaksanaan penelitian di Indonesia. Pertanggungjawaban berbasis luaran yang dijelaskan pada Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 106/PMK.02/2016 (Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2017) diharapkan dapat meningkatkan pencapaian target luaran yang telah ditetapkan. Untuk saat ini, mekanisme pertanggungjawaban berbasis luaran tersebut sedang dalam tahap finalisasi. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama dapat diterapkan.
Bila disandingkan dengan Buku Panduan Edisi X maka Buku Panduan Edisi XI ini tidak mengalami perubahan substansi secara signifikan. Adapun perubahan yang diakomodasi dalam Buku XI antara lain adalah pada pengelompokan skema penelitian; dan rancangan pengaturan untuk luaran tambahan. Ketegasan kewajiban peneliti untuk mencapai luaran sesuai dengan skema yang diusulkan seperti yang diatur dalam PMK 106/PMK.02/2016 yaitu: pembiayaan luaran dipisahkan dengan biaya penelitian itu sendiri, keduanya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Buku Panduan Edisi XI memuat uraian setiap skema Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, yang di dalamnya menjelaskan secara rinci tentang tata cara pengajuan, seleksi proposal, monitoring dan evaluasi pelaksanaan, serta pelaporan hasil kegiatan.
Dana riset dan pengabdian kepada masyarakat berasal dari Biaya Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) yang diamanatkan oleh Undang-undang Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi yang dikelola oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan. Kami mengakui bahwa kemampuan keuangan dalam rangka mendukung program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih perlu ditingkatkan untuk menjawab banyaknya persoalan-persoalan bangsa. Oleh karena itu, upaya-upaya kreatif Perguruan Tinggi sangat diperlukan dengan menjalin kerja sama dengan instansi pemerintah maupun swasta, baik di dalam maupun di luar negeri.
Meskipun belum sepenuhnya sempurna, panduan ini juga mulai diarahkan untuk mengikuti tema-tema riset yang diacu di dalam RIRN (Rencana Induk Riset Nasional). Selain itu terminologi baru Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT) juga mulai digunakan dalam memetakan kegiatan riset yang dikaitkan dengan tingkat kesiapan teknologinya dalam rangka mendukung program hilirisasi dan komersialisasi hasil riset.
Terbitnya Buku Panduan ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pengelolaan program-program yang dikelola oleh Direktorat Riset dan Pengandian Masyarakat, Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan agar dapat dipertanggungjawabkan secara lebih baik tanpa mengurangi kreativitas para pengusul dan pengelola penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Perguruan Tinggi. Versi elektronik Buku Panduan Edisi XI ini juga tersedia di laman DRPM (http://simlitabmas.ristekdikti.go.id).

Unduh :

Pedoman Edisi XI

About author

Editor review

View
5/5
Popular
4.5/5
Excellents
3/5

4.17

Good
4.17

You might also like

Sinta (Science and Technology Index)

SINTA Sinta (Science and Technology Index), delivering acces to citations and expertise in Indonesia. Web-based research information system offering fast access, easy and comprehensive to measure the performance of researchers,

Pendaftaran diri dosen dan peneliti di portal SINTA

Dengan telah diluncurkannya portal SINTA (Science and Tecnology Index) oleh KEMENRISTEK DIKTI pada tanggal 30 Januari 2017, kini SINTA menjadi pusat sitasi dan kepakaran di Indonesia. Untuk mengoptimalkan content dan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply