Pusbang ASN BKN Lakukan Pembaharuan Kurikulum dan Modul Pengembangan ASN

Pusbang ASN BKN Lakukan Pembaharuan Kurikulum dan Modul Pengembangan ASN

Bogor – Humas BKN, Dalam rangka optimalisasi kewenangan Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai pembina manajemen kepegawaian di bidang pengembangan Aparatur Sipil Negara (ASN), Pusat Pengembangan (Pusbang) ASN BKN secara berkala melakukan refreshment modul dan kurikulum yang akan digunakan untuk pengembangan ASN secara nasional. Hal itu disampaikan Kepala Pusbang ASN BKN Ahmad Jalis saat memberikan pengantar pada rapat Training of Trainer (ToT) dan Training of Facilitator (Tof) sertifikasi manajemen ASN bagi Pejabat Fungsional Utama, Pejabat Tinggi Pratama, dan Administrator di lingkungan BKN, di Kantor Pusbang ASN BKN, Ciawi, Senin (27/5/2019).

Jalis melanjutkan, agenda refreshment pada rapat ToT sertifikasi manajemen ASN adalah pembahasan (1) Konsepsi Kompetensi, (2) Pelatihan, Kurikulum, dan Modul Manajemen ASN Berbasis Competence Based Training (CBT) sejumlah 53 Unit Kompetensi, (3) Uji Kompetensi Teknis, (4) Metode Uji Kompetensi, dan (5) Formula Soal Merujuk pada Standar Kompetensi Manajemen ASN. “Secara umum, agenda refreshment adalah untuk melakukan pembaharuan modul dan kurikulum pengembangan ASN. Oleh sebab itu, kompetensi dan pengalaman yang dimiliki peserta rapat selama ini akan menjadi masukan yang berarti,” katanya.

Kemudian, Jalis menjelaskan agenda refreshment pada rapat ToF sertifikasi manajemen ASN adalah pembahasan (1) Materi, (2) Menjembatani Lalu Lintas Diskusi, dan (3) Merangkum Masukan. “Peserta nanti dibagi menjadi beberapa kelompok kerja yang akan membahas beberapa materi di antaranya (1) Penyusunan Kebutuhan dan Formasi Pegawai Negeri Sipil (PNS), (2) Pelaksanaan Pengadaan PNS, (3) Manajemen Perencanaan PNS, (4) Manajemen Pengadaan PNS, (5) Manajemen Pengembangan Kompetensi PNS, (6) Manajemen Ppenilaian Kompetensi PNS, (7) Bimbingan Teknis Analisis Kebutuhan dan Evaluasi Diklat PNS, (8) Manajemen Kinerja, (9) Prosedur Penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai, (10) Prosedur Penilaian Kinerja PNS, (11) Prosedur Pengangkatan, Pengalihan dan Kenaikan Pangkat PNS, (12) Prosedur Pensiun dan Pemberhentian PNS, (13) Manajemen Disiplin, Pemberhentian, dan Pensiun ASN, (14) Prosedur Penegakan Disiplin dan Hukuman PNS, (15) Manajemen Pengembangan Karir PNS, (15) Manajemen Kompensasi dan Kesejahteraan ASN, (16) Prosedur Penggunaan Sistem Informasi ASN, (17) Manajemen Talenta, (18) Startegi Penilaian ASN, (18) Strategi Pengembangan Sistem Manajemen Kinerja ASN, dan (19) Strategi dan Praktik Terbaik Pengembangan Kompetensi ASN,” jelasnya.

Terakhir, Jalis mengatakan pasca refreshment pada rapat ToF dan ToT sertifikasi manajemen ASN akan ada tindak lanjut yang dilakukan peserta. “Peserta nanti akan mengisi formulir daring yang sudah disiapkan, sebagai hasil tindak lanjut refreshment ini,” pungkasnya. ber

Source: Badan Kepegawaian Negara

About author

You might also like

Badan Kepegawaian Negara 0 Comments

Perka BKN Nomor 14 Tahun 2011 Jadi Pedoman Pengembangan Database PNS

Jakarta – Humas BKN, Peraturan Kepala BKN (Perka BKN) Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pedoman Pengembangan Database PNS harus menjadi acuan seluruh pengelola kepegawaian dalam rangka pembangunan dan pengelolaan database

Badan Kepegawaian Negara 0 Comments

Sebanyak 110 Calon Mahasiswa Calon Lulusan PKN STAN Mengikuti Test Remedial CAT di BKN

Salah satu mahasiswa calon lulusan program Diploma III PKN STAN tampak begitu antusias mengikuti tes remedial CAT STAN di Kantor Pusat BKN Jakarta. Kis Jakarta, Humas BKN – Sesuai dengan

Badan Kepegawaian Negara 0 Comments

2019 BKN Bidik Kompetensi 2000 JPT Pratama dan Administrator

Denpasar-Humas BKN, Setelah menyelesaikan pemetaan potensi dan kompetensi sebanyak 1.000 Pejabat Pengawas di Provinsi Papua dan Papua Barat di awal 2019 lalu, BKN membidik penilaian potensi dan kompetensi (Talent Pool)

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply