Ajak GPR Pemerintah Literasi Publik, Polri Membuat Strategi Humas Dalam Menjaga NKRI

Ajak GPR Pemerintah Literasi Publik, Polri Membuat Strategi Humas Dalam Menjaga NKRI

Jakarta-Humas BKN, “Saat ini kita ada dalam gelombang ketiga yaitu gelombang komunikasi terkait informasi teknologi dan penyebaran berita yang begitu cepat”, ucap Kadiv Humas Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Irjen Pol. Mohammad Iqbal dalam acara Forum Tematik Bakohumas di hotel Diradja Kuningan hari Selasa (9/07/2019).

Lanjut Iqbal mengatakan persepsi publik merupakan hal yang penting untuk dibangun. “Peran humas menjadi Super Urgent dalam mengemas informasi publik, sudah tidak jaman lagi media menggunakan bad news is a good news, tapi bagaimana penyebaran positif konten-konten berita”,ujarnya.

Rosarita Niken Widiastuti selaku Sekretaris Jendral (Sekjen) Kementerian Komunikasi dan Informatika Publik Indonesia mengungkapkan segala macam informasi harus dapat dikelola dengan baik agar tidak menjadi liar. “Berkali-kali saya sampaikan dalam forum-forum kehumasan seperti ini, peran humas adalah penyedia informasi yang valid, dapat menyediakan counter narasi dan mengedukasi publik/literasi manfaat-manfaat yang baik di pemerintahan serta mengangkat testimoni masyarakat mengenai kebijakan pemerintah”, ucap Niken.

Salah satu peserta Bakohumas, Sufi Rahmawati Pranata Humas BKN mengungkapkan pendapatnya terkait counter berita, di mana Humas BKN juga selalu menjaga penyediaan informasi yang benar dan positif. “Setiap harinya kami selalu bersinggungan dengan konten-konten berita yang dikonsumsi oleh banyak publik, bagaimana kami setuju bahwa pertarungan pengemasan berita positif dengan berita hoax itu benar-benar menguras energi, tapi sebagai GPR kita harus tetap meliterasi publik dengan hal positif”, ucapnya.

Emrus Sihombing selaku pakar kehumasan berpendapat, strategi utama yang harus dilakukan GPR dalam menjaga NKRI salah satunya dengan mengagendakan isu-isu positif serta mitigasi isu-isu negatif. Lebih lanjut Emrus menambahkan, orang-orang Humas haruslah orang-orang pilihan terbaik yang kompeten dan loyalitas. “Humas bukanlah pemadam kebakaran tapi sebagai leading sektor tiap sudut pemerintahan,” tutupnya. dey/suf/rat

Source: Badan Kepegawaian Negara

About author

You might also like

Badan Kepegawaian Negara 0 Comments

Formasi Umum Penjaga Tahanan 13.720, Jumlah Pelamar sudah Mencapai 276.983

Jakarta-Humas BKN Data SSCN BKN per tanggal 9 Agustus 2017 pukul 17.12 wib menunjukkan bahwa terdapat 3 (tiga) jabatan dalam formasi CPNS Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) yang

Badan Kepegawaian Negara 0 Comments

Mantabkan Rencana Peningkatan Status PIK, Pusbang ASN Gelar Review Progres Pendirian Politeknik Ilmu Kepegawaian

Ciawi-Humas BKN, Dalam rangka mematangkan rencana peningkatan status Pendidikan Ilmu Kepegawaian (PIK) BKN menjadi Politeknik, Pusat Pengembangan ASN menggelar Review Progres Pendirian Politeknik Ilmu Kepegawaian, Rabu (29/5/2019) di ruang rapat

Badan Kepegawaian Negara 0 Comments

Rajut Tali Silaturahmi Jadi Tema Salat Idul Fitri 1440 H di BKN Pusat

Jakarta-Humas BKN, Umat Islam menyambut hari kemenangan setelah satu bulan berpuasa dengan Salat Idul Fitri 1440 H yang salah satunya dilaksanakan di Lapangan Upacara Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jakarta,

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply