Kepala BKN Bima Haria Wibisana: Kita Harus Berani Melawan Arus

Ciawi – Humas BKN, Sebanyak 23 Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dan 59 Pejabat Administrator Instansi Pusat dan Daerah se-Indonesia mengikuti kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Teknis Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) jenjang JPT Pratama Angkatan 19 dan Administrator Angkatan 20 dan 21. “Program ini diselenggarakan dengan maksud untuk untuk memastikan terpenuhinya kompetensi manajemen ASN melalui pelatihan manajemen ASN dan uji kompetensi sehingga diharapkan akan menghasilkan Pejabat Pengelola Kepegawaian instansi Pemerintah Pusat dan Daerah yang kompeten dan bersertifikat pada bidang manajemen ASN” ujar Kepala Pusat Pengembangan (Pusbang) ASN BKN, Ahmad Jalis saat menyampaikan laporan kegiatan, Senin (29/7/2019).

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana yang hadir untuk membuka kegiatan tersebut menyampaikan beberapa hal penting terkait perkembangan teknologi dan kebijakan publik, serta beberapa hal terkait pengelolaan ASN 4.0 dan penguatan talenta ASN. “Era sekarang ini, Anda para JPT dan Administrator harus mempunyai keberanian untuk out of the box dalam merumuskan suatu terobosan kebijakan. Para milenial saat ini membutuhkan agen-agen perubahan sebagai panutan dan itu semua dimulai dari pimpinannya” katanya.

Terakhir, Bima mengatakan pimpinan dalam mengelola manajemen harus berani untuk menghadapi dan mengatasi risiko. “Risiko adalah suatu hal yang akan dihadapi oleh pimpinan, anda harus berani menghadapi risiko tersebut. Jangan menjadi ikan mati yang mengikuti arus, perkembangan semua ada pada anda. Lawanlah arus itu untuk menciptakan suatu perubahan, Anda harus melakukannya sehingga tercipta manajemen ASN yang semakin baik” tutupnya.

Pelatihan dan sertifikasi Kompetensi Teknis Manajemen ASN ini dimulai pada tanggal 27 Juni 2019, sudah terselenggara sebanyak 17 angkatan dengan total peserta 399 peserta dengan komposisi peserta 60 peserta dari jenjang JPT Pratama serta 339 peserta Pengawas yang berasal dari instansi pemerintah Pusat dan Daerah. Sehingga total jumlah peserta yang telah mengikuti program ini sebanyak 505 peserta. Dari 505 peserta yang telah mengikuti program ini, komposisi keikutsertaan peserta sebanyak 253 peserta dari instansi pemerintah Pusat (K/L) dan 252 peserta dari pemerintah Daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota).

Pelatihan manajemen ASN menerapkan metode ceramah, diskusi, pembahasan studi kasus terkait substansi teknis manajemen ASN dan penyusunan rencana tindak lanjut (action plan). Para fasilitator berasal dari para expert pakar praktisi dalam bidang pengelolaan sumber daya manusia dari BUMN, pejabat struktural instansi pemerintah dan widyaiswara.

Pelatihan manajemen ASN menggunakan modul pelatihan berjenjang berdasarkan level jabatan sesuai dengan jenjang jabatan peserta. Untuk jenjang JPT Pratama, terdapat 4 modul yang akan dipelajari yaitu Strategi Penataan ASN, Strategi dan Praktek Terbaik Pengembangan Kompetensi ASN, Strategi Pengembangan Sistem Manajemen Kinerja ASN dan Manjemen Talenta. Pada awal pelatihan, sebelum peserta mengikuti pelatihan di kelas, peserta terlebih dahulu mengikuti pembelajaran dengan metode e-learning. Peserta diminta untuk mengupload curriculum vitae (CV) dan portofolio sebagai bagian bahan/bukti dalam proses uji kompetensi melalui website Pusbang ASN: www.pusbangasn.bkn.go.id. ary

Source: Badan Kepegawaian Negara

About author

You might also like

Badan Kepegawaian Negara 0 Comments

BKN Poros Penggerak Reformasi Birokrasi Bidang Manajemen Kepegawaian

Makassar-Humas BKN, Kepala BKN, Bima Haria Wibisana membuka acara Background Study Rencana Strategik BKN 2020-2024 dan Evaluasi Rencana Strategik BKN 2015-2019, Selasa-Jumat (28-31/8/2018) d Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan. Acara

Badan Kepegawaian Negara 0 Comments

Lima Dasar Pertimbangan Rekrutmen CPNS Tahun 2019

Jakarta-Humas BKN, Pada gelaran Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian 2019 yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) 25 September 2019 lalu, disampaikan bahwa rekrutmen CPNS tahun 2019 diperkirakan akan diumumkan

Badan Kepegawaian Negara 0 Comments

“PNS Profesional Harus Punya Tingkat Kompetensi Yang Baik”

Jakarta Humas BKN, Kepala BKN Bima Haria Wibisana menyampaikan bahwa untuk mejadi seorang PNS yang memiliki profesionalitas harus mempunyai tingkat kompetensi yang baik. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala BKN di sela-sela

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply