Terkait Dana Desa, Ini yang Akan Dilakukan Satgas

Terkait Dana Desa, Ini yang Akan Dilakukan Satgas

Untuk meminimalisir terjadinya penyelewengan dalam penggunaan dana desa, Satuan Tugas (Satgas) Dana Desa akan melakukan audit secara acak. Hal tersebut disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, saat menjadi pembicara pada Seminar Nasional Tahun ke 3 Call Paper dan Pameran Hasil Penelitian dan Pengabdian di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Selasa (10/10).

Menteri Eko mengatakan, audit secara acak di desa-desa tersebut akan dilakukan secara masif. Model pengawasan diubah dari sistem reaktif yakni memproses berdasarkan laporan, menjadi sistem proaktif yakni melakukan audit secara acak.

“Di Indonesia ini dimana ada kekuasaan dan uang, di sana ada potensi korupsi. Selama ini kita pendekatannya reaktif kan. Ada laporan kita kirim orang untuk periksa. Jadi kalau tidak ada laporan belum tentu tidak ada korupsi. Nah tahun ini saya minta kerjasama Satgas Dana Desa dengan Kepolisian, Kejaksaan, dan KPK untuk melakukan audit acak secara masif,” ujarnya.

Jika dalam audit acak tersebut ditemukan adanya penyelewengan, lanjut Menteri Eko, maka akan diproses secara hukum. Namun, ia juga meyakinkan kepala desa agar tidak takut pada proses audit tersebut.

“Kepala desa nggak perlu takut kalau tidak korupsi. Kalau kesalahan cuma kesalahan administrasi kemudian dikriminalisasi, laporkan saja ke Satgas Dana Desa,” tegasnya.

Terkait hal tersebut, laporan yang masuk ke Satgas Dana Desa pada tahun 2017 ini berjumlah 600 laporan. Dari hasil pendalaman, tidak semua laporan tersebut masuk pada proses meja hijau karena sebagian hanya kesalahan administrasi.

“Kalau sistemnya ada laporan lalu tangkap, ada laporan lalu tangkap lagi, maka nggak selesai-selesai. Saya juga minta kepada KPK kalau pejabat tingkat kabupaten yang menyelewengkan (dana desa), saya minta KPK juga tangkap,” ujarnya.

Di sisi lain ia mengatakan, kemampuan kepala desa dalam mengelola dana desa mengalami kemajuan cukup signifikan. Hal tersebut ditandai dengan penyerapan dana desa Tahun 2016 yang jauh meningkat yakni 97 persen dari Rp46,9 Triliun. Sementara di tahun sebelumnya hanya terserap 82 persen dari Rp20,8 Triliun.

“Tahun 2017 ini tahap pertama sudah terserap 100 persen. Total semua sudah 87 persen, berarti tahap ke dua sudah terserap 27 persen,” ungkapnya.

Terkait dana desa dalam tiga tahun terakhir, negara telah mengeluarkan total anggaran Rp120 Triliun ke desa. Dana ini pun telah membangun sekitar 120.000 kilometer jalan desa dan berbagai infrastruktur lain di tingkat pedesaan.

“Dana desa diharapkan bisa jadi stimulus pembangunan desa. Sekarang dengan dana desa kita dorong agar perekonomian masyarakat semakin meningkat. Sehingga nantinya bisa membangun kebutuhan infrastrukturnya secara mandiri, membangun MCK sendiri, sanitasi air bersih sendiri, dan lainnya,” terangnya. (Red: Kendi Setiawan)

Sumber : www.nu.or.id

Source: Kementerian Desa

About author

You might also like

Kementerian Desa 0 Comments

Dana Desa Kurangi Kesenjangan Antara Desa di Makassar

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar meninjau pembangunan irigasi yang menggunakan dana desa dan berdialog dengan warga di Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. (Istimewa)

Kementerian Desa 0 Comments

Team satgas dana desa dan Polres Sumba Timur, laksanakan monitoring dan pengawasan DD

Team satgas dana desa dari Kemendes PDTT yang di pimpin oleh Eko Tjiptadi berserta TAPM, Unit Tipikor Satreskrim, Satintelkam Polres Sumba Timur dan Bhabinkamtibmas desa Kiritana Brigpol Decrito melaksanakan kegiatan kunjungan dan

Kementerian Desa 0 Comments

Satgas Dana Desa Minta Pelatihan bagi Kades Rutin Dilakukan

Dari 74 ribu desa yang menerima dana desa, sekitar 900 desa bermasalah. Jika tidak disikapi, maka bukan tidak mungkin akan semakin banyak kepala desa (kades) yang tersangkut hukum karena pengelolaan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply