Penuntasan Sengketa Kepegawaian Perlu Telaahan Secara Cermat

Penuntasan Sengketa Kepegawaian Perlu Telaahan Secara Cermat

Para pejabat dari instansi terkait mengikuti prasidang Bapek.(Foto: Aman)

Jakarta-Humas BKN, Penuntasan sengketa kepegawaian memerlukan telaahan secara cermat baik dari aspek regulasi kepegawaian maupun dari aspek-aspek terkait lainnya. Hal ini agar Badan Pertimbangan Kepegawaian (Bapek) dapat mengambil keputusan yang akurat terhadap berbagai sengketa kepegawaian. Arahan ini ditegaskan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana selaku sekretaris Bapek kala memimpin prasidang Bapek di lantai 2 gedung I BKN Pusat Jakarta,Kamis (12/10).

Kepala BKN Bima Haria Wibisana selaku sekretaris Bapek memimpin prasidang Bapek. (Foto: Aman)

Pada kesempatan yang sama, Asisten Sekretaris Bapek, Julia Leli Kurniatri, mengartikulasikan bahwa prasidang Bapek kali ini membahas 32 kasus sengketa kepegawaian di sejumlah instansi pemerintah. Dalam prasidang tersebut, kasus-kasus yang terjadi bisa diklasifikasikan menjadi sejumlah kategori, yakni 13 kasus tidak masuk kerja, 7 kasus penyalahgunaan narkotika, 1 kasus pemalsuan dokumen,1 kasus penyalahgunaan wewenang, 2 kasus penipuan, 1 kasus PNS menjadi anggota partai politik, 3 kasus perbuatan asusila, 2 kasus PNS wanita menjadi istri kedua, serta 2 kasus gratifikasi. “Ketidakhadiran pegawai masih menjadi kasus yang acapkali terjadi, “imbuhnya.

Asisten Sekretaris Bapek Julia Leli Kurniatri beserta jajaran mengikuti prasidang Bapek.(Foto: Aman)

Selain dihadiri Sekretaris dan Asisten Sekretaris Bapek, Prasidang Bapek ini diikuti oleh para pejabat dari kementerian PAN RB, Sekretaris Kabinet, Badan Intelijen Negara, Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (JAMDATUN) Kejaksaan Agung, serta Ditjen Peraturan Perundang-undangan Kemenkumham. (Aman)

Source: Badan Kepegawaian Negara

About author

You might also like

Badan Kepegawaian Negara 0 Comments

Peta Persaingan Sekolah Kedinasan 2018 Berubah: What Next?

Jakarta-Humas BKN, Sampai dengan penutupan penerimaan sekolah kedinasan pada 30 April 2018 pukul 23.59, sistem https://sscndikdin.bkn.go.id mencatat 277.402 orang bersaing memperebutkan 13,677 formasi atau kursi. Sejumlah 46.267 orang lainnya (16,7%)

Badan Kepegawaian Negara 0 Comments

“Penyelesaian Aduan Publik, Satu Wujud Nyata Pelaksanaan Reformasi Birokrasi”

Jakarta-Humas BKN, Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) berkomitmen penuh untuk meningkatkan kinerja pelayanan untuk menyikapi pengaduan masyarakat. Hal itu antara lain dilakukan dengan mendorong peningkatan responsivitas unit-unit kerja di

Badan Kepegawaian Negara 0 Comments

Komisi ASN Thailand (OCSC) Gali Informasi tentang Sistem Rekrutmen ASN di Indonesia melalui CAT BKN

Jakarta Humas BKN, Perjalanan transformasi sistem rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui computer assisted test (CAT) yang dinilai berhasil memfasilitasi proses rekrutmen secara transparan dan efektif di Indonesia mengundang keingintahuan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply