BKN Bekali Mahasiswa/i UNSA dengan Pengetahuan Manajemen ASN yang Bebas KKN

Jakarta- Humas BKN, Mempelajari tugas pokok, fungsi serta peran Badan Kepegawaian Negara merupakan tujuan utama kunjungan mahasiswa/i Universitas Surakarta (UNSA). Hal ini disampaikan oleh Hardi Mardoyo selaku dosen pembimbing Unsa dalam menyampaikan maksud dan tujuan kuliah kerja administrasi dan komunikasi 80 (delapan puluh) mahasiswa/i Fakultas Ilmu Politik dan Ilmu Sosial ke kantor BKN pada hari Rabu (24/7/19).

Hadir sebagai pemateri Kepala Sub direktorat Perancangan Peraturan Perundang-undangan bidang perencanaan, pengadaan, dan penilaian kinerja pegawai, Dwi Haryono memaparkan tugas, fungsi dan peran BKN dalam pembinaan ASN. BKN mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang manajemen kepegawaian negara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. “Manajemen ASN idealnya dilaksanakan secara terbuka dan kompetitif, sejalan dengan tata kelola pemerintahan yang baik,” ujarnya.

Salah satu pokok dari manajemen ASN yaitu perekrutan pegawai. Untuk mengedepankan sistem perekrutan calon pegawai negeri sipil yang cepat, akuntabel dan transparan, BKN berinovasi menciptakan CAT (Computer Assissted Test) untuk seleksi CPNS kementerian dan lembaga serta uji kompetensi pegawai. “Jangan takut ada kecurangan atau penipuan dalam seleksi CPNS karena dengan sistem CAT, peserta tes dapat mengetahui nilai ujiannya sesaat setelah ujiannya selesai,” jelasnya.

Selain itu, Dwi juga menjelaskan untuk menjamin birokrasi pemerintah yang bersih, bebas Korupsi Kolusi Nepotisme (KKN), pemerintah menerapkan sistem manajemen ASN berbasis merit. Dalam penjelasan UU ASN disebutkan bahwa pemerintah diharapkan dapat menciptakan aparatur yang profesional, cakap, dan kompetitif melalui pelaksanaan manajemen ASN yang berdasarkan pada sistem merit, atau sistem rekrutmen, pengangkatan, penempatan, dan promosi pegawai berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja. Prinsip sistem merit mensejajarkan aspek kompetensi (competence), kualifikasi (qualification), prestasi kerja (performance), adil (fairness), dan terbuka (open). Oleh karena itu penyelenggaraan manajemen ASN berbasis sistem merit merupakan prioritas utama.

Dalam kunjungan kuliah ini juga para mahasiswa berkesempatan mencoba melakukan simulasi tes menggunakan CAT di gedung CAT BKN. Meraka juga dikenalkan dengan Pelayanan Kepegawaian Terpadu (PKT). rat

Source: Badan Kepegawaian Negara

About author

You might also like

Badan Kepegawaian Negara 0 Comments

Tingkatkan Pengawasan dan Pengelolaan Kearsipan di Lingkungan BKN, Biro Umum BKN Gelar Bimtek Kearsipan

“Bimtek Kearsipan dilaksanakan guna memberikan pencerahan dan pengetahuan bidang kearsipan guna meningkatkan pengawasan serta pengelolaannya” Joko Subakti (Kepala Biro Umum). Dok: Kis Jakarta-Humas BKN, Biro Umum Badan Kepegawaian Negara (BKN)

Badan Kepegawaian Negara 0 Comments

Kepala Kanreg III BKN: Ciptakan Inovasi Untuk Percepat Layanan Kepegawaian

Imas melantik Herman. (foto: kis) Bandung- Humas BKN, Kepala Kantor Regional III BKN Bandung, Imas Sukmariah, Rabu (6/12/2017) melantik pejabat administrator di lingkungan kerja di bawah kepemimpinannya. Imas melantik Herman

Badan Kepegawaian Negara 0 Comments

“Penilaian Kompetensi PNS Bukan Untuk Mencari-cari Kesalahan PNS”

Bengkulu-Humas BKN, Penilaian potensi dan kompetensi terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilakukan untuk memotret kapasitas pegawai untuk kemudian menjadi salah satu dasar penyusunan program pengembangan PNS. (foto: mia) “Melalui metode

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply