Rangkaian Ketiga Pengukuran IP ASN Tahun 2019: BKN Meminta Instansi Lebih Serius Menindaklanjuti Amanat RPJMN

Rangkaian Ketiga Pengukuran IP ASN Tahun 2019: BKN Meminta Instansi Lebih Serius Menindaklanjuti Amanat RPJMN

Program pengukuran IP ini merupakan agenda nasional, amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, Haryomo Dwi Putranto Deputi Pembina Manajemen Kepegawaian. Dok. End

Jakarta – Humas BKN, Deputi BKN Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian Haryomo Dwi Putranto kembali menyinggung soal minimnya partisipasi Kementerian/Lembaga/Daerah (K/L/D) dalam pengukuran Indeks Profesionalitas (IP) Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2018 dengan persentase partisipasi tingkat nasional sebesar 37,1%. Hal itu disampaikannya saat membuka Workshop Pengukuran IP ASN untuk K/L/D Wilayah Kerja Kantor Regional (Kanreg) V BKN Jakarta dan Kanreg VIII BKN Banjarmasin yang berlangsung Senin, (29/07/2019) di kawasan Hotel Ciputra Jakarta.

Untuk pengukuran IP tahun 2019, Haryomo berharap K/L/D segera menindaklanjuti pengukuran IP ini dengan lebih serius. “Program pengukuran IP ini merupakan agenda nasional, amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015, dan menjadi program unggulan BKN karena mencakup skala nasional. Kami pun akan melakukan monev apakah instansi menindaklanjuti IP ini atau tidak, BKN akan memonitor sejauh apa penilaian IP ini dilakukan oleh K/L/D,” terangnya.

Untuk komponen pengukuran IP ASN ini, Haryomo mengatakan ada 4 dimensi berbasis sistem merit yang digunakan dengan masing-masing bobot yang sudah dirumuskan BKN bersama KemenPANRB, Bappenas, dan Kemenkeu pada pembahasan awal. Adapun keempat komponen itu mencakup Kualifikasi dengan bobot 25%, Kompetensi 40%, Kinerja 30% dan Disiplin 5%.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jabatan ASN Aidu Tauhid menyampaikan bahwa yang melakukan validasi pengukuran IP ASN ini adalah instansi masing-masing, dari hasil tersebut BKN kemudian akan memotret persentase hasil pengukuran IP secara nasional. Aidu juga mengatakan pelaksanaan IP ini dilaksanakan sesuai PermenPANRB nomor 38 tahun 2018 tentang Pengukuran IP ASN dan Peraturan BKN nomor 8 tahun 2019 tentang Pedoman Tata Cara dan Pelaksanaan Pengukuran IP ASN.

Mekanisme pengukuran IP ASN dilakukan melalui penginputan masing-masing unsur instrumen penilaian lewat updating pada Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) dan juga lewat penginputan langsung hasil pengukuran IP ke dalam aplikasi online http://ip-jasn.bkn.go.id oleh admin instansi masing-masing. Pada bagian akhir, Aidu meminta agar hasil pengukuran IP ini diserahkan ke BKN paling lambat akhir bulan Desember 2019. des

Source: Badan Kepegawaian Negara

About author

You might also like

Badan Kepegawaian Negara 0 Comments

Tempat Pelaksanaan SKD dan SKB CPNS Kualifikasi Dokter Spesialis, Dokter Umum dan Sarjana Kemenkum HAM Diubah

Jakarta-Humas BKN, Pelaksanaan tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Computer Assisted Test (CAT) dan Praktik Komputer untuk kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis, Dokter Umum dan Sarjana (S-1) 

Badan Kepegawaian Negara 0 Comments

Sarasehan HUT ke-46 KORPRI, Ada 4 Tuntutan Karakteristik ASN Zaman NOW

Jakarta – Humas BKN, Dalam gelaran Sarasehan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) tingkat nasional yang berlangsung pagi ini Senin, (27/11/2017) di Kantor Pusat BKN Jakarta, Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI

Badan Kepegawaian Negara 0 Comments

Kepercayaan Publik Jadi Alasan Pihak LPDP Uji Kompetensi Kandidat dengan CAT BKN

Jakarta-Humas BKN, Koordinator penyelenggara Seleksi Berbasis Komputer (SBK) beasiswa magister dan doktoral Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Sabahullah Rafi mengatakan bahwa ini tahun kedua bagi LPDP menyelenggarakan SBK dengan fasilitas

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply